Mar 24, 2017

Mengenal Algoritma Google Fred Lebih Dekat

Mengenal Algoritma Google Fred Lebih Dekat
Mengenal Algoritma Google Fred Lebih Dekat - Akhir-akhir ini ada pembahasan menarik di berbagai grup dan forum Blogger, yaitu tentang algoritma google yang baru diluncurkan dengan nama Algoritma Fred atau Google Fred. Sejauh ini Google sendiri belum mengkonfirmasi kebenaran dari algoritma ini. Semuanya berawal dari candaan karyawan Google, John Mueller dan Gary Illyes, yang menyebutkan nama "Fred" untuk algoritma terbaru, yang justru nama ini jadi terkenal di kalangan blogger Indonesia maupun dunia.

Yang membuat saya tertarik adalah, banyaknya blog yang tumbang akibat dari algoritma ini. Dampak yang sangat mematikan, bukan? Blog-blog yang tumbang ini rata-rata merupakan aliran blackhat, dimana mereka menerapkan teknik backlink building dengan spam komentar dan menggunakan blog dummy.

Namun tidak semua blog terkena sapu bersih, beberapa blog (khususnya pengguna teknik whitehat) justru mengalami peningkatan dan penurunan trafik yang cukup signifikan. Blog ini sendiri mengalami peningkatan trafik 2x lipat dari biasanya. Tidak begitu berarti karena trafik blog ini sendiri masih kecil, sekitar 200-300 PV/hari.

Nah, ada beberapa poin penting terkait perubahan pada algoritma fred ini. Diantaranya sebagai berikut.

1. Internal Link
Setelah saya perhatikan, pada algoritma ini Google ingin menyempurnakan struktur link yang relevan. Mereka sangat mengedepankan hal itu, terutama Internal Link pada blog. Tidak jarang kamu asal mengaitkan artikel satu dengan artikel lainnya yang tidak sesuai dan relevan dengan artikel satu.

Faktanya, blog-blog yang tumbang (korban fred) seringkali membangun internal link tanpa memperhatikan relevansi. Di setiap artikelnya. mereka membuat internal link yang tidak ada kaitannya dengan artikel yang dibahas. Biasanya mereka memanfaatkan related post otomatis di dalam postingan, contonhnya seperti "Baca Juga: Blablablabla...".

Memang, dengan widget semacam itu artikel yang berada pada label yang sama akan tampil sebagai internal link. Akan tetapi jika yang ditampilkan tidak ada kaitannya dengan artikel yang dibahas, tentu tidak bisa disebut relevan. Dan algoritma ini tidak mentolerir hal yang seperti itu.

Jadi, kamu perlu memperbaiki lagi internal link pada blog kamu supaya bagus di mata Google.
2. External Link
Sejak munculnya Algoritma Fred, para pengguna teknik Blackhat dibuat tidak tenang. Terutama bagi mereka yang mengembangkan blog dummy untuk dijadikan pemasok backlink untuk blog utama. Tujuannya masuk akal, supaya blog mereka mendapatkan posisi yang lebih baik di SERP Google.

Tapi sayang sekali... Algoritma Fred sangat membenci hal ini, sehingga blog yang menggunakan teknik tersebut harus dilenyapkan dari muka bumi. Mengerikan, bukan? Jadi sebelum terlambat, segera hapus backlink dari blog dummy tersebut. Kalau masih saja ngotot? Yah... baik itu blog utama maupun blog dummy milikmu, kemungkinan besar akan dihapus.

3. Anchor Text
Sebenarnya ini tidak terlalu penting, namun bisa menjadi penting. Masih berkaitan dengan dua poin diatas, pemberian Anchor Text pada internal link maupun external harus relevan. Jangan membiasakan membuat anchor text dengan kalimat "Call to Action", seperti "Klik disini", "Kunjungi link ini", dan sebagainya. Usahakan memberikan anchor text yang sesuai dengan artikel yang diarahkan.

Kira-kira itulah tiga poin penting pada pembahasan Algoritma Google Fred ini. Tapi jangan baper! Ini hanyalah pendapat saya dari apa yang saya perhatikan. Informasi ini masih belum tentu benar, jadi mari kita tunggu konfirmasi resmi dari Google.

Mar 22, 2017

Blogger.com Rilis 4 Template Baru, Keren Banget!

Blogger.com Rilis 4 Template Baru, Keren Banget!
Blogger.com Rilis 4 Template Baru, Keren Banget! - Hari ini saya dikagetkan dengan adanya sebuah notifikasi ketika membuka dasbor blogger. Dimana notifikasi tersebut menawarkan saya untuk mencoba template baru yang mereka rilis. Saya pun tertarik untuk melihat seperti apa rupa dari template terbaru ini.

Blogger merilis 4 jenis template dengan nama Contempo, Soho, Emporio, dan Notable (Terkemuka). Masing-masing template memiliki tampilan yang berbeda dan terlihat profesional. Masing-masing template pun punya varian warna dan fully-customizable, yang artinya bisa diedit melalui fitur Sesuaikan.
Blogger.com Rilis 4 Template Baru, Keren Banget!

Selain tampilan yang memukau, keempat template ini memiliki loading yang cepat dan pastinya responsive sehingga pengguna mobile bisa membaca dengan nyaman. Masing-masing template sudah saya uji coba dan hasilnya 100% SEO Friendly (hasil dari situs Chkme.com). Berikut contoh tampilan dari masing-masing template.

Contempo
Blogger.com Rilis Template Baru


Soho

Emporio
Blogger.com Rilis Template Baru

Notable (Terkemuka)
Blogger.com Rilis Template Baru

Nah, kalau kamu mau coba template terbaru ini kamu bisa menuju Dasbor Blogger kemudian klik Tema. Kamu bisa memilih template yang kamu sukai dan melihat preview-nya secara langsung. Bagaimana menurut kalian tentang update terbaru Blogger ini? Tulis di komentar ya...

Mar 20, 2017

Cara Embed Foto Instagram Responsive di Blog

Cara Embed Foto Instagram Responsive di Blog
Cara Embed Foto Instagram Responsive di Blog - Instagram saat ini dikenal sebagai situs atau aplikasi berbagi foto paling populer di dunia. Disana kita bisa upload foto diri, pemandangan atau hal lainnya. Sebagai Blogger, terkadang kita perlu sedikit kreatif dan variatif dalam memberikan informasi kepada pembaca. Dimana tak jarang seorang blogger menulis artikel tanpa gambar, alias penuh dengan tulisan. Saya berani jamin pembaca akan malas membaca, kecuali si pembaca benar-benar butuh informasi tersebut.

Di Blogger sendiri sudah tersedia fitur upload foto, dan dengan itu kita bisa menyematkan gambar di setiap artikel yang ditulis dengan tujuan supaya artikel jadi lebih menarik. Namun kadangkala informasi yang ditulis membutuhkan foto yang secara eksklusif hanya ada di Instagram. Misalnya, foto dan video yang sedang tren, Skip Challenge.

Nah, untuk menampilkan/embed foto di instagram sangatlah mudah. Karena Instagram sendiri sudah menyediakan fitur embed untuk blog. Namun fitur embed bawaan Instagram belum cukup responsive untuk pengguna mobile, sehingga saya akan memberikan dua langkah berbeda yang bisa kamu terapkan.

Cara Embed Foto Instagram di Blog

  1. Buka Instagram dan klik pada foto yang ingin di-embed. 
  2. Kemudian klik tanda di pojok kanan bawah, lalu klik Embed.
    Cara Embed Foto Instagram Responsive di Blog
  3. Setelah itu Instagram akan menampilkan kode embed dari foto tersebut.
  4. Jika kamu ingin menampilkan caption-nya juga, centang pada Include Caption. Begitupun sebaliknya.
  5. Terakhir, klik Copy Embed Code.
    Cara Embed Foto Instagram Responsive di Blog
Setelah itu kamu tinggal paste-kan ke editor postingan, jangan lupa di mode HTML. Hasilnya akan seperti dibawah ini.
A post shared by norman reedus (@bigbaldhead) on

Cara Embed Foto Instagram di Blog Dengan Iframely

Nah, berbeda dengan fitur bawaan instagram yang kurang responsive di versi mobile, melalui Iframely kamu bisa mendapatkan kode embed responsive dari foto yang diinginkan. Langsung saja diikuti langkah-langkahnya.
  1. Pertama, masuk ke situs Iframely.
  2. Kemudian copy link dari foto instagram yang diinginkan.
    Cara Embed Foto Instagram Responsive di Blog
  3. Lalu paste-kan ke dalam kolom yang disediakan Iframely dan klik Embed It.
    Cara Embed Foto Instagram Responsive di Blog
  4. Setelah itu tunggu beberapa saat hingga muncul kode embed-nya.
  5. Terakhir, klik Copy Code.
    Cara Embed Foto Instagram Responsive di Blog
Hasilnya dengan langkah yang pertama mungkin terlihat sama, namun akan berbeda bagi pengguna mobile. Hasil embed melalui Iframely akan menjadi seperti ini.
A post shared by norman reedus (@bigbaldhead) on

Mar 15, 2017

Cara Mengetahui Tipe RAM DDR Pada PC

Cara Mengetahui Tipe RAM DDR Pada PC

Cara Mengetahui Tipe RAM DDR Pada PC - RAM atau Random Access Memory merupakan komponen yang penting, dimana fungsinya sebagai media penyimpanan sementara pada komputer yang difungsikan saat komputer menyala. Sederhananya, RAM adalah memori dengan akses yang acak. Selain itu, perangkat keras ini sangat berpengaruh dalam kinerja komputer.

Karena pengaruhnya yang besar dalam performa dan kinerja komputer, maka perlu disesuaikan antara kebutuhan komputer dengan ukuran memori RAM. Semakin besar ukuran RAM, semakin cepat pula performa dan kinerja komputer. Tetapi itu semua kembali lagi kepada teman-teman, perlu disesuaikan dengan kebutuhan.

Nah, ini yang paling penting. Sesaat sebelum kamu ingin upgrade RAM pada komputer kamu, kamu perlu mengetahui terlebih dahulu tipe RAM yang terpasang pada motherboard. Karena dari beberapa pengalaman teman-teman lain, mereka membeli RAM yang tipe nya tidak sesuai dengan tipe RAM yang saat ini terpasang. Misalnya, tipe RAM kamu adalah DDR2, tapi kamu malah beli RAM DDR3, tentu saja terjadi malfungsi dan takkan bisa bekerja. Sehingga uang yang nilainya sekian jadi terbuang sia-sia. Rugi kan?

Maka dari itu, mengetahui tipe RAM penting sekali sebelum kamu membeli RAM baru. Sebenarnya ada cara untuk mengetahui tipe RAM tanpa software alias memakai CMD, hanya saja data yang disediakan masih cukup membingungkan. Akan lebih mudah jika kita memakai software bantuan seperti CPU-Z atau Speecy.

Cara Mengetahui Tipe RAM dengan CPU-Z

  1. Pertama, download terlebih dahulu software CPU-Z disini.
  2. Kemudian buka software nya.
  3. Kamu akan melihat tampilan seperti ini. Untuk mengetahui tipe RAM, alihkan ke tab Memory.
  4. Maka akan tampak tipe RAM beserta ukuran dan data lengkapnya.
    Cara Mengetahui Tipe RAM DDR Pada PC
Pada komputer saya, terlihat tipe RAM nya adalah DDR3 kemudian ukurannya adalah 2GB dan merupakan single-channel.

Cara Mengetahui Tipe RAM dengan Speecy

  1. Pertama, silahkan download Speecy disini.
  2. Kemudian install seperti biasa dan tunggu sampai proses instalasi selesai.
  3. Setelah itu buka software nya.
  4. Kemudian kamu akan melihat tampilan seperti ini. Untuk mengetahui detail lebih lanjut, silahkan klik tab RAM pada panel pada sisi kiri Speecy.
    Cara Mengetahui Tipe RAM DDR Pada PC
Selain untuk mengecek tipe RAM, kedua software diatas juga bisa kamu pakai untuk mengecek perangkat keras lain seperti Motherboard, VGA, CPU dan lain-lain.

Mar 14, 2017

Cara Mencegah Copy Paste Pada Konten Blog

Cara Mencegah Copy Paste Pada Konten Blog

Cara Mencegah Copy Paste Pada Konten Blog - Sebagai penulis blog, menulis artikel atau konten merupakan hal yang cukup menyenangkan sekaligus melelahkan juga. Dimana kita perlu menyumbang pikiran di setiap konten yang ditulis.

Namun ketika artikel atau konten yang sudah susah payah dibuat dan dipublikasikan, malah di copy paste alias di-plagiat oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Mungkin masih diterima apabila si copaser itu mencantumkan link blog kita sebagai sumber. Namun dari beberapa kasus yang saya temukan, kebanyakan tidak mencantumkan link dan mengklaim nya sebagai konten buatan sendiri. Waduh...

Maka dari itu, sebagai pemilik konten kita perlu melindungi artikel kita dari tindakan plagiat. Ada beberapa cara yang bisa diterapkan untuk melindungi artikel, yakni sebagai berikut.
  1. Memasang script anti blok teks.
  2. Mendaftarkan blog ke DMCA Protection.
Setidaknya dua cara itulah yang biasa diterapkan dan sudah terbukti terlindungi dari tindakan copas. Pada artikel kali ini saya akan memberikan tutorial memasang script anti blok teks pada blog. Untuk mendaftarkan blog ke DMCA Protection akan saya update pada artikel yang berbeda. 

Cara Memasang Script Anti Blok Teks

  1. Masuk ke Blogger => Tema => Edit HTML.
  2. Kemudian copy script dibawah ini lalu pastekan dibawah kode <head>.
  3. <!--Disabe Copy Paste-->
    <script language='JavaScript1.2'>
    function disableselect(e){
    return false
    }
    function reEnable(){
    return true
    }
    document.onselectstart=new Function (&quot;return false&quot;)
    if (window.sidebar){
    document.onmousedown=disableselect
    document.onclick=reEnable
    }
    </script>
  4. Terakhir, Simpan Template.
Script diatas akan menonaktifkan fungsi blok teks dan juga Ctrl+A. Nah, bagi teman-teman blogger yang niche nya fokus pada tutorial blog yang sering membagikan kode atau script, silahkan gunakan script dibawah ini. 
/*-----Disable Copy Paste by Dunia Kozuki----*/
.post blockquote {
-webkit-user-select: text !important;
-moz-user-select: text !important;
-ms-user-select: text !important;
user-select: text !important;
}
body {
-webkit-user-select: none !important;
-moz-user-select: -moz-none !important;
-ms-user-select: none !important;
user-select: none !important;
}
Kemudian paste script diatas dibawah kode ]]></b:skin>. Kode diatas akan memungkinkan pengunjung untuk copy kode atau script, namun tetap tidak bisa copy paste seluruh artikel. Dengan kata lain, hanya kode seperti CSS, Javascript, dan HTML yang bisa di copy paste.

Mar 10, 2017

Cara Mengatasi IDM yang Terblokir di Warnet (Anti IDM)

Cara Mengatasi IDM yang Terblokir di Warnet

Cara Mengatasi IDM yang Terblokir di Warnet - Internet Download Manager atau IDM adalah software yang cukup penting karena dapat mempercepat proses download suatu file, dimana kecepatannya berlipat ganda dibanding download secara langsung melalui browser.

Nah, terkadang saat di warnet kita menemukan file menarik yang harus didownload, entah itu lagu, film atau game. Terkadang pula ukuran file nya besar sehingga harus memakai IDM supaya efisien waktu. Namun, begitu IDM selesai diinstal dan dibuka, IDM langsung auto close tanpa sebab yang jelas.

Sebenarnya ini bukan error atau semacamnya, melainkan memang disengaja oleh si operator warnet khususnya yang memakai client Smart Billing. Tujuan si operator warnet memblokir IDM adalah untuk meminimalisir pemakaian bandwith internet yang berlebihan, supaya tidak menganggu pengguna lain yang sedang asyik.

Tapi apakah bisa diatasi? Bisa. Malahan gampang banget. Disini kita cukup memakai metode rename file. Ini karena fitur Block Program pada Snart Billing hanya bisa memblokir suatu file yang namanya sudah ditentukan (dari sananya). Langsung saja simak langkah-langkahnya.
  1. Pastikan sudah terinstall IDM di komputer warnet yang sedang kamu mainkan.
  2. Kemudian buka folder lokasi terinstall-nya IDM. Biasanya berada di C:\Program Files\Internet Download Manager.
  3. Cari file IDMan.exe.
  4. Lalu rename file tersebut dengan nama yang diinginkan. Misal duniakozuki.exe.
  5. Terakhir buka file yang sudah di-rename tersebut dan IDM siap digunakan. 

Mar 7, 2017

Cara Memasang Related Post di Dalam Postingan

Cara Memasang Related Post di Dalam Postingan

Cara Memasang Related Post di Dalam Postingan - Nah, mungkin teman-teman sudah tidak asing lagi dengan artikel terkait atau bahasa kerennya related post. Related post merupakan sebuah widget yang berfungsi menampilkan sejumlah artikel sesuai label dari artikel yang sedang dibaca. Bentuk dari related post ini bisa berupa link dan thumbnail artikel, atau berupa link saja.

Manfaat yang bisa kita dapatkan dari memasang widget ini adalah meningkatnya kualitas internal link dan pengunjung blog pun bertambah, ini karena pengunjung akan tertarik begitu melihat artikel terkait yang ditampilkan relevan dengan artikel yang sedang dibaca. Pengunjung kamu bisa betah berlama-lama di blog kamu dan efeknya bagus sekali terhadap perkembangan blog.

Widget artikel terkait yang saya bagikan ini saya dapatkan dari blog Arlina Design.

Cara Memasang Related Post di Dalam Postingan

  1. Buka Blogger - Template/Tema - Edit HTML. Kemudian tambahkan kode dibawah ini sebelum tag </head>.
  2. <b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
    <script type='text/javascript'>
    //<![CDATA[
    var relatedSimply = new Array(); var relatedSimplyNum = 0; var relatedUrls = new Array(); function related_results_labels(json) { for (var i = 0; i < json.feed.entry.length; i++) { var entry = json.feed.entry[i]; relatedSimply[relatedSimplyNum] = entry.title.$t; for (var k = 0; k < entry.link.length; k++) { if (entry.link[k].rel == 'alternate') {relatedUrls[relatedSimplyNum] = entry.link[k].href; relatedSimplyNum++; break;}}}} function removeRelatedDuplicates() { var tmp = new Array(0); var tmp2 = new Array(0); for(var i = 0; i < relatedUrls.length; i++) { if(!contains(tmp, relatedUrls[i])) { tmp.length += 1; tmp[tmp.length - 1] = relatedUrls[i]; tmp2.length += 1; tmp2[tmp2.length - 1] = relatedSimply[i];}} relatedSimply = tmp2; relatedUrls = tmp;} function contains(a, e) { for(var j = 0; j < a.length; j++) if (a[j]==e) return true; return false;} function printRelatedLabels() { var r = Math.floor((relatedSimply.length - 1) * Math.random()); var i = 0; document.write('<ul>'); while (i < relatedSimply.length && i < 20) { document.write('<li><a href="' + relatedUrls[r] + '">' + relatedSimply[r] + '</a></li>'); if (r < relatedSimply.length - 1) { r++; } else { r = 0;} i++;} document.write('</ul>');}
    //]]>
    </script>
    </b:if>

  3. Lalu tambahkan kode CSS dibawah ini sebelum kode ]]></b:skin> atau </style>. Berhubung ada 2 style, silahkan pilih salah satu saja yang kamu suka.
    Cara Memasang Related Post di Dalam Postingan
    Style 1

    Cara Memasang Related Post di Dalam Postingan
    Style 2
  4. /* Related Post Style 1 */
    .related-simplify{position:relative;padding:0;margin:15px auto;width:100%;}
    .related-simplify h4{background:#3498db;padding:8px 12px;margin:0;font-size:15px;font-weight:400;color:#fff;border:1px solid #2e88c5}
    .related-simplify ul{margin:0;padding:0}
    .related-simplify ul li{background:#f6f6f6;position:relative;list-style:none;padding:9px;margin:auto;line-height:1.4em;border:1px solid rgba(0,0,0,0.1);border-bottom:0;transition:all .3s}
    .related-simplify ul li:nth-child(odd){background:#fefefe}
    .related-simplify ul li:last-child{border-bottom:1px solid rgba(0,0,0,0.1)}
    .related-simplify ul li:before{content:'\f138';font-family:fontawesome;position:absolute;margin:0 9px 0 4px;color:#2ecc71;overflow:hidden;transition:all .3s}
    .related-simplify ul li:hover:before{content:'\f138';font-family:fontawesome;-webkit-animation:bounceright .3s alternate ease infinite;animation:bounceright .3s alternate ease infinite}
    .related-simplify a{color:#0383d9;font-size:13px;margin:0 0 0 30px;}
    .related-simplify a:hover{color:#0383d9;text-decoration:underline}
    .related-simplify ul li:nth-child(n+4) {display:none;}
    @-webkit-keyframes bounceright{from{-webkit-transform:translateX(0)}to{-webkit-transform:translateX(3px)}}
    @keyframes bounceright{from{transform:translateX(0)}to{transform:translateX(3px)}}

    /* Related Post Style 2 */
    .related-simplify{position:relative;padding:20px 12px 12px 12px;margin:32px auto 24px auto;width:93%;border:4px double rgba(0,0,0,0.2)}
    .related-simplify h4{background:#fff;padding:8px 10px;position:absolute;margin:0;font-size:17px;font-weight:700;color:#000;top:-21px;left:2.5%}
    .related-simplify ul{margin:0;padding:0}
    .related-simplify ul li{position:relative;list-style:none;padding:9px 0;margin:auto;line-height:1.4em;transition:all .3s}
    .related-simplify ul li:before{content:'\f0c8';font-family:fontawesome;position:absolute;margin:0 5px 0 2px;color:rgba(0,0,0,0.5);overflow:hidden;font-size:60%;left:10px;transition:all .3s}
    .related-simplify ul li:hover:before{content:'\f0c8';font-family:fontawesome;color:#0383d9;}
    .related-simplify a{color:#000;font-size:14px;margin:0 0 0 30px;}
    .related-simplify a:hover{color:#0383d9;}
    .related-simplify ul li:nth-child(n+4) {display:none;}
    @media only screen and (max-width:768px){
    .related-simplify{padding:15px 0 10px 0;width:100%;border:2px solid #e74c3c;border-left:0;border-right:0}
    .related-simplify h4{color:#e74c3c;padding:8px;font-size:15px;top:-18px;left:3.5%}
    .related-simplify a{font-size:14px;margin:0}.related-simplify a:hover{color:#e74c3c}
    .related-simplify ul li{padding:5px 0}
    .related-simplify ul li:before,.related-simplify ul li:hover:before{display:none}}

  5. Berhubung related post ini memakai Font Awesome, silahkan pasang kode dibawah ini diatas tag </head>. Kalau di blog kamu sudah terpasang script Font Awesome, abaikan langkah yang ini.
  6. <link href='//maxcdn.bootstrapcdn.com/font-awesome/4.5.0/css/font-awesome.min.css' rel='stylesheet'/>

  7. Selanjutnya, cari dan ganti kode <data:post.body/> dengan kode dibawah ini.
  8. <div expr:id='&quot;post1&quot; + data:post.id'/>
    <div class='related-simplify'>
    <b:if cond='data:post.labels'>
    <b:loop values='data:post.labels' var='label'>
    <b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
    <script expr:src='&quot;/feeds/posts/default/-/&quot; + data:label.name + &quot;?alt=json-in-script&amp;callback=related_results_labels&amp;max-results=3&quot;' type='text/javascript'/>
    </b:if>
    </b:loop>
    </b:if>
    <h4>Baca Juga</h4>
    <script type='text/javascript'>
    removeRelatedDuplicates();
    printRelatedLabels();
    </script>
    </div>
    <div expr:id='&quot;post2&quot; + data:post.id'><p><data:post.body/></p></div>
    <script type='text/javascript'>
    var obj0=document.getElementById(&quot;post1<data:post.id/>&quot;);
    var obj1=document.getElementById(&quot;post2<data:post.id/>&quot;);
    var s=obj1.innerHTML;
    var t=s.substr(0,s.length/2);
    var r=t.lastIndexOf(&quot;&lt;br&gt;&quot;);
    if(r&gt;0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+4);}
    </script>

      Perlu diingat bahwa ada beberapa kode <data:post.body/> tergantung dari template yang digunakan. Silahkan coba kode nya satu persatu sampai related post muncul.

  9. Terakhir, Simpan Template lalu lihat hasilnya.